Indonesian Chinese (Simplified) English

Pengenalan Tibetan Buddhism

Wajrayana atau kadang ditulis Vajrayana, adalah suatu ajaran Buddha yang di Indonesia lebih sering dikenal dengan nama Tantra atau Tantrayana. Namun banyak juga istilah lain yang digunakan, seperti misalnya: mantrayana, ajaran mantra rahasia, ajaran Buddha eksoterik. Wajrayana adalah merupakan ajaran yang berkembang dari ajaran Buddha Mahayana, dan berbeda dalam hal praktek, bukan dalam hal fil...

Pengenalan Tentang Palyul

Apa itu palyul? Palyul adalah salah satu 6 Biara Induk ari Sekolah Nyingma atau Tradisi Terjemahan Awal dari Buddhisme Tibet. Biara ini didirikan pada tahun 1665 di Provinsi Kham, Tibet Timur (sekarang Baiyu, Sichuan, China) oleh Kunzang Sherab, Pemegang Tahta Pertama Palyul. His Holiness Karma Kuchen Rinpoche (kiri), Pemegang Tahta ke-12 adalah Pemimpin Silsilah Palyul saat ini. Sebagaimana ya...

Selasa, 03 January 2017 11:43

Penjelasan Singkat Penghormatan 21 Tara

Written by
Rate this item
(0 votes)

Namo Guru Lokeshvaraya,
Buddha dari Tiga Kaya,
Kekayaan dari semua aktivitas para pemenang.
Pada akhirnya, Engkau kebahagiaan agung yang tiada batas: Samantabhadri
Aku tunduk padaMu, Bunda yang melaju cepat dari para pemenang tanpa rasa takut,
Seperti yang saya jelaskan dengan ringkas, ayat-ayat pemujian dengan rasa bakti.

Ibunda Tara yang mulia adalah Kuntuzangmo (tib), Samantabhadri (skr) dalam bentuk Dharmakaya, Dorje Phagmo (tib), Vajravarahi (skr) dalam bentuk Sambhogakaya dan Arya Tara dalam bentuk Nirmanakaya. Dorej Yangchenma (tib) dan Lhamo Palchenmo (tib) diantara banyak perwujudan yang lain, masing-masing memiliki nama dan bentuk yang berbeda. Di Tanah Salju (Tibet) khususnya, makhluk yang diuntungkan oleh perwujudan terbayangkan lainnya, khususnya Yeshe Tsogyal (tib) atau Jhana Dakini (skr). Hanya dengan berdoa kepadanya, dengan bantuan yang cepat, kita bisa secara spontan mencapai dua tujuan. Oleh karena itu, sangat bermanfaat untuk tekun dalam melaksanakan praktik ini.
Ada berbagai tradisi India dan Tibet menjelaskan "Pujian Tantra" ini. Termotivasi oleh devosi, saya akan menjelaskan tantra ini sesuai dengan, "The Treasure Vase of Essential Great Bliss of Inner Practice" yang merupakan ajaran yang mendalam dari harta pikiran Yang Maha Tahu Rigdzin Jigme Lingpa. Masing-masing dari 21 Ayat adalah pujian untuk 21 manifestasi Tara.

Aku bersujud kepadaMu Bunda Tara, Yang cepat dan Pemberani,
Yang sorot matanya laksana kilatan cahaya,
Terlahir dari bunga teratai dalam samudera air mata,
Arya Avalokiteshvara, Pelindung Triloka

Pujian pertama kepada Nyurma Phalmo (tib) Wanita Pemberani dan Tangkas. Kami bersembah sujud kepada aktivitasNya yang membebaskan makhluk dari penderitaan sementara dan abadi di alam samsara. Dia disebut "Wanita Tangkas" karena welas asih Nya yang berimbang memberikan manfaat kepada makhluk tanpa menunda bahkan dengan sekejap. Dia adalah "Wanita Pemberani" karena Dia memiliki kekuatan yang tanpa hambatan untuk menaklukkan setan serta penderitaan makhluk. Dia melindungi makhluk dari segala ketakutan. Mata KebijaksanaanNya bergerak ke sana ke mari bagaikan kilatan cahaya sebagaimana sepenuhnya melihat, tahu dan sadar akan semua fenomena. Wanita yang diberkahi dengan kemahatahuan, welas asih, kekuatan, dan aktivitas yang terlahir dari bunga teratai samudera airmata Avalokiteshvara, Pelindung Triloka. Triloka adalah Alam Naga, Manusia dan Dewa.
Tara yang menggoda, muda dan senyum yang setengah murka. Tangan kanannya membentuk mudra dan tangan kirinya memegang teratai biru yang di atasnya terdapat keong yang melingkar ke kanan. Ini melambangkan menguasai dua kebenaran dan bodhicitta: di dunia ini dan di alam dewa. Arti luar pujian secara harafiah memuji aspek Nirmanakaya. Aspek dalam dari pujian, tidak secara harafiah aspek Sambhogakaya dan Dharmakaya dipuji. Pelindung dari Triloka adalah Dharmakaya dan manifestasinya adalah Rupakaya atau "bentuk tubuh" (yang terdiri dari Sambhogakaya dan Nirmanakaya).

Aku bersujud kepadaMu, Bunda Tara, Yang berwajah laksana
Seratus bulan purnama di musim gugur
Memancarkan sinar gemilang
Pada gugusan ribuan bintang

Pujian Kedua kepada Yangchenma (tib), "Harta Kebijaksanaan". "Wanita dengan wajah bersniar seperti rangkaian ratusan bulan purnama di musim gugur, artinya wajahNya seratus kali lebh terang dan lebih indah dari rembulan. Tangan kananNya memegang cermin seperti bulan pernama terukir dengan huruf HRIH. Pada gugusan ribuan bintang, mengacu pada kebijaksanaanNya, yang sangat luas melimpah, seperti tak terukur, memancrkan sinar gemilang bulan purnama. Sinar ini membersihkan kegelapan akan ketidaktahuan praktisi, yang merupakan penyebab dari kebodohan, penyakit dan kejahatan. Ini membuka pintu pengetahuan sebagai penerang dari Empat Pemahaman Spesifik yang sempurna. Ini merupakan pemahaman yang sempurna dari Dharma, pemahaman yang sempurna tentang makna definitif (ajaran), keyakinan yang sempurna (dalam doktrin) dan pengetahuan yang sempurna dari Para Pemenang (kecerdasan). Menurut Tantra, arti dalam "melayani ibu jagat raya" yang berarti kekosongan atau hakikat batin. Untuk mellihat hakikat batin kita, wajah Vajravarahi yang tertinggi, kita harus mengumpulkan pahala dan memurnikan arus pikiran kita, sehingga seperti "sebuah rangkaian ratusan bulan putih bersih". "Dikarenakan praktik-praktik ini, pintu untuk mendapatkan berkah Nya terbuka oleh inklinasi kita. Dengan cara ini, kta bisa melihat kilauan cahaya dan nyalanya semangat kebikjasanaan.

Aku bersujud kepadaMu, Bunda Tara, Yang bertubuh emas
Yang tanganNya dihiasi dengan teratai biru,
Anda adalah penguasa utama dari aktivitas kemurahan hati,
Ketekunan, Sila , ketenangan, kesabaran dan meditasi

Pujian Ketiga kepada Sonam Thobkyedma (tib), "Wanita bertubuh kuning Keberuntungan". Beliau cantik, kulitNya berwarna emas murni berkilau di bawah sinar matahari pagi. Tangan kiriNya dihiasi dengan teratai biru yang di atasnya bertahta permata yang melimpahkan semua keinginan. Beliau adalah penguasa aktivitas Bodhisattva yang meliputi kesempurnaan dari kemurahan hati, kesabaran, ketekunan, sila, ketenangan, kebijaksanaan, dan meditasi. Sila (dalam konteks ini) adalah etika, dan ketenangan adalah kebijaksanaan dan meditasi. Kami bersujud kepada Wanita Yang Tak Tertandingi yang memiliki sepuluh kekuatan: kekuasaan atas hidup, kekuasaan atas pikiran, kekuasaan atas kekayaan, kekuasaan atas tindakan, kekuasaan atas kelahiran, kekuasaan atas keinginan, kekuasaan atas aspirasi, kekuasaan atas keajaiban, kekuasaan atas kebijasanaan primordial, dan kekuasaan atas dharma. Arti luar adalah Dia telah mencapai Enam Kesempurnaan, hanya dalam satu meditasi. Arti dalam adalah bahwa meditasinya seperti teratai bebas dari kekotoran secara subjek dan objek, dan diberkahi dengan penyelesaian Enam Kesempurnaan (Sad Paramita).

Kami bersujud kepadaMu, Bunda Tara, Yang terlahir dari mahkota Tathagata
Yang menikmati kemenangan penuh
Yang dijadikan dasar oleh Para Bodhisattva
Yang telah mencapai kesempurnaan

Pujian Keempat kepada Namgyalma (tib), Wanita Pemenang. Yang telah mencapai Keabadian.

Dibaca 1958 kali Last modified on Selasa, 03 January 2017 11:56

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.

Three things cannot be long hidden: the sun, the moon, and the truth.

"Buddha"

Jadwal Acara

Copyright © 2016 - Palyul Nyingma Indonesia - All Rights Reserved

Pengunjung: 00446660